
Sumselaktualmandiri.com
Lahat — Bertempat di Ops Room Pemkab Lahat, Pemerintah Kabupaten Lahat menggelar rapat koordinasi persiapan peresmian jalan hauling batubara yang dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan bersama Forkopimda Provinsi Sumsel pada Senin, 4 Agustus 2025.
Rapat dihadiri langsung oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, staf ahli, asisten, seluruh kepala OPD, serta jajaran kabag di lingkungan Pemkab Lahat, pada Sabtu (02/08/2025).
Dalam arahannya, Rudi Thamrin menyampaikan bahwa jalan hauling batubara yang akan diresmikan tersebut merupakan hasil kebijakan strategis dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, untuk mengalihkan angkutan batubara dari jalan umum ke jalan khusus. Kebijakan ini selaras dengan larangan gubernur agar angkutan batubara tidak lagi melintasi jalan umum demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Pelaksanaan pembangunan jalan hauling ini akan ditinjau langsung oleh Bapak Gubernur bersama Forkopimda Provinsi pada Senin pukul 12.30 WIB, bertempat di Kilometer 1 Stoffail,” ujar Rudi.
Ia menjelaskan bahwa proses koordinasi dan mediasi dengan pihak perkebunan telah dilakukan secara intensif, termasuk pembahasan terkait penggunaan lahan seluas sekitar 150 meter yang sebelumnya merupakan area konsesi perkebunan sawit. Lahan tersebut saat ini telah disepakati untuk dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari jalur hauling, dan mendapatkan persetujuan prinsip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
“Koordinasi juga telah dilakukan dengan pihak MHP, dan surat edaran Gubernur menjadi dasar hukum pelarangan angkutan batubara di jalan umum. Oleh karena itu, kerjasama pemanfaatan jalan khusus menjadi solusi utama,” lanjutnya.
Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengingatkan seluruh jajaran Pemkab agar dapat hadir tepat waktu dalam kegiatan kunjungan Gubernur dan Forkopimda Sumsel pada Senin mendatang.
“Besok Gubernur, Pangdam, dan Kapolda akan hadir untuk peresmian jalan tembus menuju Serfo. Kehadiran kita semua penting. Jangan sampai terlambat, seluruh OPD juga harus ikut hadir. Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal membaiknya konektivitas jalan negara di wilayah kita,” ujar Bursah.
Peresmian jalan hauling ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penataan lalu lintas angkutan batubara, sekaligus bentuk sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Lahat.




